Mengapa Ibu Hamil Tidak boleh Tidur Miring Ke Kanan? Berikut Posisi yang Harus Dihindari

Posisi tidur merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan pada masa kehamilan. Banyak yang bertanya mengapa ibu hamil tidak boleh tidur miring ke kanan. Karena banyak orang yang beranggapan posisi ini cukup berbahaya bagi ibu hamil. 

Mengapa Ibu Hamil Tidak boleh Tidur Miring Ke Kanan? Berikut Posisi yang Harus Dihindari

Ibu hamil pasti sering merasa khawatir jika posisi tidurnya akan mempengaruhi kondisi janin di dalam perutnya. Posisi tidur saat hamil memang bisa mempengaruhi kondisi janin yang dikandung oleh ibu. Namun, ibu hamil tidak perlu khawatir mengenai hal ini. 

Posisi Tidur yang Harus Dihindari Para Bumil

Berikut ini ada beberapa posisi tidur yang harus dihindari oleh ibu hamil. 

1. Tidur Posisi Terlentang dengan Kepala Lebih Tinggi 

Banyak ibu hamil yang sengaja meninggikan posisi kepala ketika tidur agar terasa lebih nyaman. Namun, ternyata posisi tidur ini tidak terlalu baik bagi ibu hamil. Pasalnya posisi ini bisa mengurangi dan membatasi pasokan oksigen untuk ibu hamil. 

Selain itu, posisi kepala yang lebih tinggi bisa memberikan tekanan yang besar pada bagian hati. Tambah lagi tekanan yang besar pada plasenta, ginjal, dan beban yang berat pada bagian punggung ibu hamil. 

2. Tidur Dengan Posisi Miring Ke Kanan 

Jawaban dari pertanyaan mengapa ibu hamil tidak boleh tidur miring ke kanan adalah karena itu berbahaya. Posisi miring ke kanan bisa membuat beban berat badan ibu hamil dan bayi menjadi tidak imbang. 

Akhirnya berat hanya terfokus pada sisi kanan tubuh saja dan memberikan tekanan yang besar terutama pada organ hati ibu. Ini menyebabkan, asupan nutrisi dari ibu hamil ke janin menjadi berkurang. 

Resiko keguguran akan menjadi lebih tinggi jika ibu sering tidur dengan posisi miring ke kanan. Hal ini karena aliran darah dari ibu hamil ke janin menjadi terhambat. Itulah alasan mengapa ibu hamil tidak boleh tidur miring ke kanan. 

3. Tidur Posisi Tengkurang 

Posisi tidur ibu hamil satu ini jelas dilarang untuk ibu hamil. Tidur dalam posisi tengkurap membuat perut tertekan begitu juga janin. Pada masa awal kehamilan, mungkin masih cukup aman bagi ibu hamil untuk tidur terkurap. 

Namun, seiring dengan berjalannya waktu. Ibu hamil harus semakin menghindari posisi tidur satu ini. Selain itu, semakin besarnya perut posisi ini akan semakin tidak nyaman. 

4. Tidur Terlentang dengan Kaki Lebih Tinggi 

Selain posisi kepala yang lebih tinggi, posisi kaki lebih tinggi juga sering dilakukan oleh ibu hamil. Hal ini agar posisi tidur ibu hamil nyaman dan lebih rileks. Namun, walaupun posisi kaki lebih tinggi ini bisa memberikan efek lebih santai. 

Posisi tidur satu ini terbilang berbahaya bagi ibu hamil.  Karena dapat mempersempit ruang janin. Akhirnya dapat membuat bayi kekurangan oksigen di dalam kandungan. 

5. Tidur Terlentang Mulai Trisemester Kedua 

Posisi tidur pada trisemester kedua yang harus dihindari adalah tidur terlentang. Posisi tidur ini sangat dilarang bagi ibu hamil pada masa trisemester kedua. Posisi ini membuat beban dan berat rahim menumpu di bagian belakang.

Hal ini otomatis akan menekan pembuluh darah vena yang punya fungsi mengembalikan darah ke jantung. Posisi ini juga menghambat aliran darah ke arah plasenta dan janin. 

Itulah jawaban dari mengapa ibu hamil tidak boleh tidur miring ke kanan. Berikut dengan posisi-posisi tidur yang harus dihindari oleh para ibu hamil.