Tips Merawat Motor Injeksi: Jangan Sampai Terlewat!

Tips merawat motor injeksi sebenarnya sangat mudah. Ada kalanya, kemudahan ini justru dianggap sepele dan sering diabaikan oleh banyak orang. 

Secara praktis, motor yang sering dilakukan perawatan, tampaknya hampir sama dengan motor yang jarang dirawat. Namun dampak jangka panjangnya adalah performa pada motor Anda akan menurun secara drastis.

Teknologi berkembang cukup jauh, sehingga perkembangan transportasi khususnya motor juga bergeser. Pengembangan tidak hanya dilakukan pada bagian luar motor, namun juga pengembangan mesin. Salah satunya muncul motor dengan teknologi injeksi.

Berikut adalah Tips merawat motor injeksi bagi Anda yang memiliki motor jenis ini atau berencana untuk membelinya.

Tips Merawat Motor Injeksi

Motor yang menggunakan teknologi injeksi bukan berarti memiliki mesin yang lebih awet. Justru keawetan tergantung pada perawatan Anda terhadap mesin motor tersebut. Perawatan akan membantu Anda untuk memiliki mesin yang lebih optimal.

Berikut ini adalah cara perawatan mesin berteknologi injeksi dan Tips merawat motor injeksi:

1. Periksa Kondisi Electronic Control Unit (ECU)

Hal utama yang harus sering dilakukan adalah memeriksa kondisi ECU. ECU sistem kelistrikan yang merupakan pusat pengaturan pengoperasian sistem injeksi motor. 

ECU akan menentukan takaran bahan bakar yang disemprotkan. Apabila sistem ECU ini terganggu, maka bisa dipastikan bahwa sistem injeksi pada motor Anda juga akan mengalami gangguan seperti mogok.

2. Gunakan Bahan Bakar dengan Oktan Tinggi

Untuk perawatan harian yang perlu Anda lakukan adalah menggunakan bahan bakar oktan 90 ke atas. Bahan bakar beroktan tinggi dapat menyempurnakan pembakaran di dalam mesin motor. Sehingga mesin dapat bekerja secara sempurna dan performa mesin akan lebih maksimal. 

Bahan bakar beroktan rendah justru akan merusak mesin sedikit demi sedikit. Dari sini Anda harus memperhatikan bahan bakar yang Anda gunakan.

3. Lakukan Servis Motor secara Berkala di Bengkel Resmi

Servis motor juga tentu merupakan hal yang tidak boleh diabaikan. Terutama untuk pengecekan ECU. Anda bisa melakukan servis 3 bulan sekali atau sesuai dengan kilometer yang sudah ditempuh. 

Pastikan Anda melakukan servis pada bengkel resmi agar servis dilakukan sesuai dengan standar yang ditentukan.

4. Ganti Oli secara Berkala

Setelah menempuh jarak 1.000 km, atau selama 2 bulan sekali, ganti oli wajib dilakukan. Anda harus melakukan ganti oli dengan tepat waktu agar performa motor injeksi tidak menurun. Selain itu, perhatikan juga kesesuaian oli yang Anda gunakan.

5. Periksa Kondisi Aki dan Busi

Posisi Manual starter yang sedikit kebelakang memuat hal ini agak sulit jika dilakukan sendiri. Secara tidak langsung, motor dengan teknologi injeksi ini dapat dikatakan sangat bergantung pada aki untuk mengaktifkan pembakaran. 

Pastikan aki motor Anda dalam kondisi baik dan tidak rusak agar Anda tidak memiliki masalah dalam menghidupkannya.

Selain itu, busi juga berperan dalam menghidupkan mesin. Fungsi dari busi sendiri adalah memantik api untuk memulai proses pembakaran pada mesin motor injeksi

Untuk dapat melakukan pembakaran yang sempurna, pastikan busi motor anda dalam kondisi baik. Karena busi yang kurang baik dapat menyebabkan motor Anda mogok ketika digunakan.

Akhir Kata

Itulah tadi beberapa tips merawat motor injeksi yang bisa Anda lakukan secara mandiri dan berkala. Dengan begitu, motor Anda akan memiliki performa yang optimal ketika digunakan. Tips tersebut juga dapat menghindari Anda dari masalah seperti mogok dan masalah kelistrikan.